Senin, 24 Oktober 2011

Membuat Praline dari Cokelat “Couverture”


              Praline atau penggunaan cokelat dengan aneka macam isi kian di gemari orang di indonesia,khususnya Jakarta. Kegemaran akan praline salah satunya di tandai dengan kemunculan toko-toko yang khusus menjual aneka praline. Praline bahkan kerap menjadi souvenir bagi tamu dalam pesta resepsi perkawinan. Namun, tak semua praline di pasaran saat ini dibuat dari cokelat ”murni” yang masih mengandung lemak kakao.

              Andy van den broek, chocolatier  asal belgia yang mengajar di chocolate school by tulip, Mengatakan, praline terbaik terbuat dari bahan real chocolate atau coverture, yakni cokelat dengan kandungan  lemak kakao. Sementara di pasaran banyak cokelat yang terbuat dari cokelat compound, yakni yang kandungan lemak kakaonya sudah di ganti dengan minyak kelapa.

             Andi mengawali pembuatan praline dengan melelehkan real chocolate berbentuk koin. Setelah di lelehkan,cokelat  lalu di olah dengan tehnik tempering. Yakni metode mengolah cokelat yang telah di lelehkan agar  lemak kakao dan kakao terikat kembali dalam suhu tertentu (22 derajat celsius). Cokelat yang telah melalui tahap tempering ini kemudian di cetak dalam cetakan khusus praline dan diisi dengan aneka macam isian

        Di indonesia, saat ini, konsumsi cokelat berkisar 0,7 kilogram per orang per tahun. Meski masih rendah, tren konsumsi cokelat di indonesia menunjukan perkembangan berarti, yakni 15-20 oersen per tahu

1 komentar:

  1. Thanks ka informasinya :)
    http://kedaiacemaxs.com/obat-tradisional-diare/
    http://kedaiacemaxs.com/obat-tradisional-nyeri-haid/
    http://kedaiacemaxs.com/obat-tradisional-insomnia/

    BalasHapus